Apa itu Pseudocode, Cara Penulisan, dan Contohnya
Referensi

Apa itu Pseudocode, Cara Penulisan, dan Contohnya

Istilah Pseudocode memang sangat familiar jika seseorang belajar mengenai coding atau bahasa pemrograman.

Hal ini dikarenakan Pseudocode menjadi salah satu dari tiga cara untuk menjelaskan algoritma, selain bahasa natural maupun flowchart.

Tujuan dari pseudocode adalah untuk memahami alur logika dari sebuah program yang dijalankan.

Materi ini dipelajari pada masa awal pembelajaran pemrograman, biasanya ada di pemprograman dasar.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai apa itu Pseudocode, kegunaan maupun contohnya, yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu Pseudocode?

Gambar Apa itu Pseudocode, Cara Penulisan, dan Contohnya Oleh Piwiq.com

Pseudocode adalah kode yang ditulis untuk menjelaskan suatu algoritma yang bahasanya hampir sama dengan bahasa program namun lebih sederhana.

Jika ditinjau dari definisi secara bahasa, Pseudocode terbentuk dari dua kata yaitu Pseudo dan Code. Pseudo memiliki arti imitasi atau palsu, serta code memiliki arti kode yang berhubungan erat dengan bahasa pemrograman komputer.

Dalam pseudocode memang tidak memiliki banyak aturan dalam penulisannya. Hanya beberapa aturan dasar saja, di bagian berikut akan kita bahas.

Secara sederhana, syaratnya hanya berupa kode harus bisa dimengerti oleh orang lain yang membacanya dan menggambarkan apa yang dimaksud oleh sebuah program secara urut dan runtut.

Jadi, pseudocode ini akan membantu programmer untuk mehami alur atau logika dalam program. Apa saja step by step yang dilakukan untuk memecahkan suatu permasalahan.

Kegunaan Pseudocode

Fungsi pseudocode, yakni membantu/mempermudah penulisan maupun pemetaan dari algoritma untuk sebuah program.

Hal tersebut dikarenakan setiap ingin membuat program haruslah mengetahui susunan dan juga pemecahan masalahnya.

Tentunya dengan bantuan penulisan kode ini akan diketahui tingkat kerumitan sebuah program yang akan dibuat oleh seorang programmer. Bahkan pseudocode ini bisa pula dimanfaatkan sebagai alat dokumentasi loh.

Cara Penulisan Pseudocode

Gambar Apa itu Pseudocode, Cara Penulisan, dan Contohnya Oleh Piwiq.com

Untuk penulisannya sendiri, Pseudocode memiliki 3 bagian penting yang harus ada dan memiliki fungsi masing-masing. Mulai dari bagian judul, bagian deklarasi hingga bagian isi.

Pada bagian pertama yaitu judul pastinya akan diawali dengan judul dari pseudocode, serta kata kunci begin/mulai.

Sedangkan pada bagian deklarasi yang akan mendefinisikan variabel dari sebuah algoritma ini akan berisikan bilangan bulat, pecahan, desimal maupun lain sebagainya.

Kemudian pada bagian terakhir atau bagian isi, maka penulisan kodenya akan berupa sekumpulan perintah algoritma. Biasanya berupa hasil pengurutan, kondisional maupun pengulangan. Setelah hasil ditampilkan, ditutup dengan kata kunci stop/selesai.

Pada bagian isi, pada dasarnya terdapat beberapa kata kunci yang biasanya digunakan pada pseudocode untuk menjelaskan struktur kendali atau pilihan, di antaranya:

  • Start/Mulai
  • End/Selesai
  • If
  • Else
  • For
  • Repeat
  • Until
  • Print
  • Get
  • Set
  • Read
  • Baca
  • Ulangi
  • Jika
  • Cetak

Mengenai penulisan ini akan lebih jelas dengan contoh di bagian setelah ini.

Contoh-Contoh Pseudocode

Pseudocode Menghitung Luas Segitiga

Buatlah pseudocode untuk menghitung luas segitiga yang memiliki ukuran alas 30 cm dan tinggi 40 cm.

pseudocode perhitungan_luas_segitiga
begin
  var luas_segitiga,alas,tinggi:integer;
  alas <– 30;
  tinggi <– 40;
  luas_segitiga <– alas * tinggi * 1/2
  write(luas_segitiga);
stop

Pseudocode Menghitung Luas Trapesium

Buat pseudocode untuk menghitung luas trapesium dengan panjang sisi AB 40, BC 20, CD 30, DA 20, tinggi 16.

pseudocode perhitungan_luas_trapesium
begin
  var luas_trapesium, ab, cd, tinggi:integer;
  ab <– 40;
  cd <– 20;
  tinggi <– 16;
  luas_trapesium <– 1/2 * ab * cd * tinggi;
  write <– luas_trapesium;
stop

Pseudocode Menghitung Luas Persegi Panjang

Buatlah pseeudocode menentukan luas persegi panjang dengan panjang 20 cm dan lebar 10 cm.

pseudocode perhitungan_luas_persegi_panjang
begin
  var luas_persegi_panjang, p, l:integer;
  algoritma:
  p <- 20;
  l <- 10;
  luas_persegi_panjang <– p * l;
  write(luas_persegi_panjang);
stop

Pseudocode Menghitung Nilai Indeks Prestasi

Selain itu, perhitungan untuk menentukan nilai huruf berupa IP atau indeks prestasi mahasiswa juga bisa dijelaskan menggunakan pseudocode.

pseudocode nilai_ip;
begin
  nilai = integer
  output ("Masukkan Nilai")
  input ("nilai")
  if nilai => 90 then
      output "A"
  else if nilai < 90 AND nilai => 80 then
      output "B"
  else if nilai < 80 AND nilai => 60 then
      output "C"
  else if nilai < 60 AND nilai => 45 then
      output "D"
  else
      output "E"
  end if
stop

Pseudocode Menentukan Bilangan Genap/Ganjil

Contoh lain yang cukup mengasah logika di awal belajar pemrograman, yakni menentukan bilangan genap/ganjil. Dari pseudocode ini, kamu bisa konversikan ke bahasa pemrograman, Java, C, dsb.

pseudocode menentukan_bil_ganjil_genap
begin
  input bilangan
  calculate x = bilangan%2
  if x=0
    print “Bilangan ini genap.”
  else
    print “Bilangan ini ganjil.”
  end if
stop

Pseudocode Mencari Luas Lingkaran

Pada kelas matetika di sekolah dasar kita sudah mengetahui rumus luas lingkaran, yakni 1/2 * phi * jari-jari.

Nah, pseudocode akan membantu bagaimana alur dari awal hingga didapatkan hasil yang diinginkan dengan sebuah program, berikut pseudocodenya.

pseudocode menghitung_luas_lingkaran
begin
  set phi to 3.14
  input radius
  calculate luas_lingkaran = phiradiusradius
  print “luas lingkaran adalah ”
  print luas_lingkaran
stop

Pseudocode Mencari Bilangan Max, Min, dan Mean

Contoh pseudocode terakhir, yakni pencarian bilangan maximum, minimum, dan mean (rata-rata) dari 3 bilangan.

Kedepannya, kamu bisa menentukan lebih dari 3 bilangan dengan menggunakan looping. Namun, pada contoh ini kita akan menggunakan 3 bilangan saja.

pseudocode menentukan_max_min_mean
begin
  input a, b, c
  mean = (a+b+c)/3
  if a > b
    maximum = a
    minimum = b
  else
    maximum = b
    minimum = a
  end if
  if c > maximum
    maximum = c
  end if
  if c < minimum
    minimum = c
  end if
  print mean
  print maximum
  print mininum
stop

Itulah sekilas informasi mengenai definisi pseudocode, kegunaan/fungsi, cara penulisan, beserta beberapa contohnya.

Selain pseudocode, flowchart juga bisa kamu gunakan untuk menjelaskan mengenai logika dari sebuah program.

Semoga bermanfaat, ya!

Reyhan Ivandi

Just a boy who love blogging & design. Coding, soon.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *